More

    Fitur Baru TikTok Bantu Untuk Mencegah Bunuh Diri

    bieber-news.com – Belum lama ini fitur baru TikTok menjadi sorotan banyak orang, TikTok sendiri merupakan salah satu aplikasi untuk membuat dan menonton video. Saat ini pengguna TikTok sendiri sudah mencapai puluhan juta orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia sendiri, sehingga semakin banyak netizen yang bebas berkomentar tentang apapun. Hal ini tentunya menjadi sorotan oleh pemilik aplikasi tersebut, mengingat banyaknya remaja yang mengeluh ingin melakukan bunuh diri karena bullying di internet. Oleh karena itu Tiktok meluncurkan fitur baru yang membantu pencegahan bunuh diri.

    Fitur Baru TikTok Yang Bisa Bantu Pencegahan Bunuh DiriFitur-Baru-TikTok

    TikTok Sangat Peduli Dengan Para Penggunanya

    Dilansir dari BCC ada beberapa fitur baru yang diluncurkan oleh TikTok untuk masalah mental dan pikiran bunuh diri seperti pengaduan tentang kesejahteraan dan dukungan untuk orang-orang yang berjuang dengan gangguan makan. Selain itu ada juga fitur intervensi pencarian yang mengarahkan pengguna untuk mendukung sumber daya jika mereka mencari istilah seperti ‘bunuh diri’, langkah ini dilakukan pada saat Instagram mendapatkan sorotan baru atas dampaknya pada kesejahteraan penggunanya.

    Saat mengumumkan fitur terbarunya ini, TikTok mengatakan mereka sangat peduli dengan para komunitasnya dan selalu mencari cara baru untuk memelihara kesejahteraan mereka. Perubahan tersebut juga muncul saat penelitian Facebook pada Instagram di tahun 2020 lalu yang kabarnya dilaporkan sudah menimbulkan kekhawatiran mengenai dampak Instagram pada kesehatan mental remaja. Aplikasi TikTok juga sedang memperbaiki label peringatan untuk konten sensitif, sehingga ketika para pengguna mencari istilah yang bisa memunculkan konten yang menyusahkan, seperti make up menakutkan, halaman yang akan muncul yaitu tampilan opt-in, pengguna juga bisa mengetuk Tampilkan Hasil untuk melihat konten tersebut.

    Dalam Anggota Parkemen Dan Pendukung Kesehatan Masyarakat

    Pengumuman fitur baru TikTok datang tepat setelah Pekan Pencegahan Bunuh Diri Nasional, yang mana berlangsung dari 5 hingga 11 September 2021 lalu. Untuk saat ini platform media sosial sudah menghadapi pengawasan berkelanjutan dari anggota parlemen dan pendukung kesehatan masyarakat mengenai dampak kesehatan mental yang sangat penting bagi pengguna remaja. Faceboook juga menugaskan peneliti di mana para peneliti memperingatkan dampak bahayanya kesehatan mental remaja, menurut sebuah penelitian ada sebanyak 32 persen remaja perempuan yang mengatakan kalau mereka merasa buruk tentang tubuh mereka di Instagram yang membuat mereka merasa lebih buruk.

    Selain itu tidak sedikit juga remaja yang melaporkan pikiran untuk bunuh diri di AS dan hal ini berkaitan dengan perasaan mereka dengan Instagram. Kepala Kebijakan Publik Instagram, Karina Newton mengatakan penelitian yang diulas dalam laporan Journal menunjukkan komitmennya untuk bisa memahami masalah kompleks dan sulit yang mungkin akan dihadapi oleh anak-anak muda dan juga menginformasikan semua pekerjaan yang dilakukan untuk bisa membantu mereka untuk menangani masalah yang mereka hadapi.

    TikTok Makin Populer Setelah Dapat Sorotan Dari Mantan Presiden AS

    Dari kabar fitur baru TikTok, aplikasi yang satu ini juga menjadi sorotan mantan presiden AS. Pada bulan Agustus 2021 lalu, perusahaan analitik digital, App Annie ini menyimpulkan kalau TikTok menjadi salah satu aplikasi yang banyak diunduh di dunia pada tahun 2020 dan bahkan menempati posisi paling atas. Aplikasi buatan Tiongkok ini merupakan satu-satunya yang tidak dimiliki oleh Facebook yang menempati 5 besar unduhan secara global, di negara asalnya pemilik TikTok ByteDance juga memegang posisi paling atas dengan aplikasi video berbahasa Mandarin Douyin.

    Popularitas TikTok kini terus berlanjut yang mana mantan Presiden AS, Donald Trump sempat mencoba untuk melarang aplikasi tersebut hadir di negaranya, pada saat itu Trump sendiri mengklaim kalau TikTok menimbulkan resiko keamanan nasional karena pemerintah Tiongkok memiliki akses ke data penggunanya walaupun pihak TikTok berulang kali membantah tuduhan tersebut. Tidak hanya mengatasi tantangan tersebut di AS, perusahaan yang satu ini juga sudah menjajaki cara baru untuk bisa menarik penggunanya. Sebelumnya  TikTok sedang melakukan fitur terbarunya yaitu klip menghilang baru yang mirip seperti di Instagram, Facebook dan juga Snapchat, kini TikTok semakin mengembangkan aplikasi mereka agar lebih baik lagi.

     

    Related articles

    Comments

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Share article

    Latest articles

    Newsletter

    Subscribe to stay updated.