More

    Geger! Penampilan Sam Smith di Grammy Awards Diteriaki Setan

    bieber-news.com – Baru-baru ini, penampilan Sam Smith di Grammy Awards 2023 masih menjadi perbincangan sejumlah publik. Membuat mereka kesal, sebab penampilannya itu juga membuat dirinya diteriaki ‘setan’ oleh ibu-ibu ketika sedang berjalan di New York. Melalui sebuah video yang viral di sosial media, dimana pada hari Kamis 16 Februari 2023 kemarin dirinya terlihat berada di Central Park Zoo di Kota New York City. Sam Smith tampil casual dengan menggenggam gelas kertas. Tetapi, kemudian ada suara wanita menyukainya. Sam sendiri merekam aksi dari wanita itu memakinya dari kejauhan.

    Namun teriakan heboh ibu-ibu itu ternyata sama sekali tidak membuat Sam Smith terganggu. Malah, Sam santai berjalan melalui wanit tersebut. “Sam Smith harusnya dineraka!,” teriakan wanita itu diketahui mempunyai aksen Irlandia. “Lo setan, gila, b*jingan sinting!,’ sambungnya. Sementara itu, aksi dari wanita paruh baya itu muncul usai Sam Smith dan Kim Petras kontroversial di atas panggung ajang Grammy Awards 2023 ketika mereka membawakan lagu Unholy. Seperti kita ketahui bahwa pada saat itu, dimana Sam menunjukkan tema setan, neraka.

    Dimana, dia lengkap dengan penari menggunakan kostum layaknya kuntilanak, dengan topi tanduk setan digunakan oleh Sam Smith. Tentunya, aksinya tersebut selain cuma mengganggu kelompok agamis dan konservatif, melainkan pihak agensi penyiaran Amerika Serikat, yakni tepatnya adalah Federal Communication Commission (FCC). Seperti diberitakan dari New York Post, dimana FCC menilai penampilan dari Kim Petras, dan Sam Smith menjadi ‘glorifikasi ‘ setan. Sama halnya dengan beberapa politisi konservatif seperti halnya dari Partai Republik.

    Mereka turut menilai penampilan Sam Smith menjadi penampilan “menyetan” dan juga “jahanam”. Sedangkan, lagu Unholy dari Sam Smith yang berkolaborasi dengan Kim Petras viral di sosial media sebelumnya mendapatkan piala Grammy Awards 2023 pada kategori Best Pop Duo/Group Performance. Lewat pidato kemenangannya, dimana Kim Petras mengucapkan terima kasih terhadap kesempatannya dalam memenangkan piala Grammy perdananya tersebut. “Ya Tuhan, terima kasih banyak! Gila banget ini, Sam!,” tandasnya. “Saya cinta kamu sekali!,” ucapnya yang memakai dress merah dan kudung.Penampilan Sam SmithTidak cukup sampai disitu saja, Sam Smith dan Kim Petras usai diatas panggung Grammy Awards 2023 mendapatkan kritik dari berbagai politikus AS. Hit Unholy turut memenangkan piala Grammy ditunjukkan di atas panggung penghargaan tersebut pada hari Minggu 5 Februari 2023 malam. Aksi Sam Smith itu mendapatkan kritik dari tokoh konservatif dan politik AS di media sosial. Mereka mengkritik penyanyi Unholy itu sudah membawa ritual setan ke dalam layar kaca di semua Amerika. “This is evil,” keterangan Ted Cruz pada Twitternya pada hari Senin, 6 Februari 2023 silam.

    Sontak, cuitan yang disampaikan buat menanggapi kritikan sama dari penulis sekaligus pengamat politik Amerika Serikat Liz Wheeler. Komentator dari politik sayap kanan AS Matt Walsh juga menyampaikan hal sama. Bahkan dia membedah terkait dengan satanism, termasuk pandangan satanisme pada saat ini lebih terang-terangan sampai ke ajang penghargaan bergengsi. “Mereka menyatakan jangan menghadapi perang budaya,” tandas keterangannya. “Namun, setan tengah mengajari anak-anakmu dalam menyembah iblis, bisa muntah aku,” cuitan dari Liz Wheeler.

    “Tidak heran melihat ritual setan di Grammy,” cuitan dari Matt Walsh. “Satanisme merupakan pemujaan diri, banyak musik pop modern satanic pada pengertian ini,” sambungnya. Terlepas dari itu, dimana seperti yang kita ketahui bahwa Kim Petras mengatakan kalau menggarap Unholy dengan Sam Smith menjadi “perjalanan yang luar biasa” dan Kim Petras sendiri tidak menyangka kalau lagunya itu mampu memenangkan Grammy Awards, terutama menjadi seorang transgender. Lagu Unholy sendiri menjadi lagu karya Sam Smith dan Kim Petras yang diterbitkan pada bulan September 2022.

    “Saya jadi transgender perdana memenangkan kategori ini,” tandas Petras disambut standing applause dari Taylor Swift. “Saya ingin mengatakan keseluruh transgender sebelum membuka jalan hingga akhirnya mampu kesini, terima kasih banyak,” tandasnya. “Juga kepada Madonna telah berjuang buat hak-hak LGBT, tidak bisa berkata apa-apa saya tanpa Madonna,” tandas Kim Petras dalam pidatonya itu, terlepas dari penampilan Sam Smith.

    Related articles

    Comments

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Share article

    Latest articles

    Newsletter

    Subscribe to stay updated.