More

    Krisdayanti Dipanggil Petinggi PDIP Karena Ungkap Soal Gaji

    Bieber-news.com – Belum lama ini Krisdayanti dipanggil petinggi PDIP karena mengungkapkan soal gaji. Peneliti dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia, Lucius Karus menilai pendapatan fantastis yang diperoleh anggota DPR RI membuat mereka menjadi manja sehingga karena hal tersebut membuat kinerja badan legislatif selalu buruk. Hal ini disampaikan merespons pengakuan politikus PDI Perjuangan Krisdayanti yang mengungkapkan kalau penyanyi yang satu ini mendapatkan penghasilan ratusan juta rupiah setiap bulannya sejak ia menjadi wakil rakyat. Pertanyaan tersebut langsung menjadi sorotan media dan menjadi perbincangan.

    “Bahkan saking nikmatnya, pendapatan yang mereka dapatkan dalam jumlah yang fantastis itu justru akan memanjakan mereka hingga kinerja pelaksanaan fungsi representasi selalu ambruk dan buruk” ucap Lucius dalam keterangan resmi yang diterimanya. Lucius sendiri merasa kalau tidak masuk akal dengan besarnya pendapatan sebagai wakil rakyat dengan kinerja minim yang dihasilkan oleh DPR selama ini, ia merinci DPR baru mengesahkan 4 RUU prioritas yang menjadi UU 2 tahun di awal masa kerjanya. Jumlah tersebut terlampau sedikit untuk menilai banyaknya gaji dan tunjangan yang diberikan untuk anggota DPR.

    Sebelum Krisdayanti dipanggil petinggi PDIP, ia juga menyoroti fungsi dari pengawasan yang DPR, ia menilai semakin tak bertaji bahkan fungsi anggaran hampir digawangi secara penuh oleh pemerintah yang responsif menata ulang anggaran ketika terjadi pandemi. “Mana ada sumbangan pemikiran DPR untuk restrukturisasi anggaran itu?” tanya Lucius, melihat hal tersebut ia juga menyarankan seharusnya penghasilan anggota dewasa ditentukan berdasarkan kinerjanya, tapi jika dari kinerja saja buruk ia menilai harusnya anggaran tersebut dikurangi, “Namun tentu saja ide mengurangi anggaran ini bukan sesuatu yang mudah karena kekuasaan DPR dibutuhkan oleh Presiden atau Pemerintah dalam banyak hal” ucapnya.

    “Ini juga yang membuat aturan terkait gaji dan tunjangan pejabat seperti DPR ini belum juga berubah sejak tahun 1980 dulu” ucap Lucius. Sebelumnya Krisdayanti sendiri mengaku kalau dirinya mendapatkan gaji sebanyak dua kali dalam waktu berbeda setiap bulannya dengan total RP 75 juta yang mana pendapatan yang diterimanya merupakan gaji pokok dan tunjangan. Tidak hanya itu saja, bahkan penyanyi yang akrab disapa KD ini juga mengaku dirinya mendapatkan uang di luar gaji dan tunjangan dengan nominal hingga ratusan juta rupiah. Yang pertama yaitu Krisdayanti mendapatkan dana  aspirasi sebesar Rp 450 juta.Krisdayanti-Dipanggil-Petinggi-PDIP

    Dana tersebut juga ia dapatkan sebanyak lima kali dalam satu tahun, tidak hanya itu saja ia juga mendapatkan dana kunjungan daerah pemilihan sebesar Rp 140 juta yang mana dana ini didapatkan oleh Krisdayanti sebanyak delapan kali dalam satu tahun. Walaupun terlihat sangat banyak dana yang dia dapatkan, namun KD memberikan klarifikasi kalau pendapatan dana reses bukanlah untuk pendapatan pribadi, namun akan kembali ke masyarakat untuk menyerap aspirasi. “Dana reses ini bukan merupakan bagian dari pendapatan pribadi anggota DPR” ucap KD menjelaskan, mengetahui hal tersebut Krisdayanti dipanggil petinggi PDIP.

    Hal ini diketahui dari unggahan foto Instagram milik Krisdayanti, ia mengunggah foto bersama dengan Ketua Fraksi PDIP DPR Utut Adiyanto dan juga Sekretaris Fraksi PDIP DPR Bambang Wuryanto. “Satu rumah, satu visi, satu misi, Alhamdulillah, ijin senior. Bersama Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Drs Utut Adianto & Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Bambang Wuryanto Merdekaa!” tulis keterangan dari foto yang diunggah oleh Krisdayanti di Instagram pribadinya. Ketika dikonfirmasi, Utut mengaku memang mengundang KD, dan KD meminta maaf atas pernyataannya beberapa waktu sehingga menimbulkan kegaduhan dan menjadi sorotan di media.

    Dia juga menyampaikan kalau Krisdayanti tidak memiliki motif yang buruk atau jahat dengan menyampaikan pernyataan terkait gaji yang didapatkan setelah menjadi anggota DPR. “Pada saat itu Mbak Krisdayanti kan memang bicara suasananya gembira karena artis, kalau yang disampaikan data-data itu kan publik bisa mengetahui, tinggal ngomong, tinggal download saja, bisa diketahui” ucap penjelasan Utut, selain itu dia juga mengatakan ada kerawanan terkait perbedaan pendapatan dan penerimaan yang diterima oleh seorang anggota dewan. Ia juga menjelaskan kembali kalau dana reses ini berbeda dengan gaji dan tunjangan.

    “Kalau pendapatan, saya bilang ke mbak Krisdayanti bisa buat beli apa, termasuk beli lipstick, beli stocking. Tapi kalau penerimaan dan hal ini harus dikembalikan ke konstituen, itu harus dijalankan melalui reses dan kundapil dan itu juga aturannya rigid ke 20 titik” ucap penjelasan Utut, dari pernyataan Krisdayanti yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat dan anggota DPR ini. Utut berharap agar anggota DPR bisa menghindari mispersepsi publik dalam menyampaikan informasi, agar publik juga tidak salah sangka dengan pernyataan Krisdayanti terkait pendapatan yang ia terima.

    Related articles

    Comments

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Share article

    Latest articles

    Newsletter

    Subscribe to stay updated.