More

    Siaran Lamaran Aurel Dan Atta Diprotes Keras KNRP

    bieber-news.com – Daftar yang beredar luas di media sosial dari proses lamaran, siraman, pengajian hingga akad nikah akan digelar mulai tanggal 13 Maret hingga 4 April 2021 mendatang. Sebagian besar acara tersebut akan ditayangkan secara langsung di beberapa channel TV nasional. Tetapi KNRP memprotes keras soal siaran langsung Lamaran Aurel dan Atta dikarenakan bukan kepentingan publik. Pihak KNRP, Bayu Wardana pun menyayangkan kesekian kalinya Stasiun Televisi menayangkan pernikahan selebritis. “Ini akan jadi yang sekian kali, itulah mengapa kami menyayangkan,” ujar Bayu, sebagaimana dikutip dari sumber berita Pikiranrakyat-Depok.com

    Prosesi lamaran Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah di Hotel InterContinental, Pondok Indah Jakarta Selatan, Pada Sabut (13/3/2021) telah selesai digelar dan berjalan dengan lancar sesuai standar protokol kesehatan. Akan tetapi ditengah kebahagiaan tersebut rupanya acara lamaran yang ditayangkan secara langsung di Televisi menuai kritikan. Surat kritik yang diterbitkan Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran yang ditayangkan bukanlah kepentingan untuk publik. 

    Berikut ini merupakan isi dari surat kritikan KNRP tentang penayangan Acara Prosesi Lamaran-Pernikahan Selebritis di Televisi.

    • KNRP menolak keras rencana seluruh penayangan tersebut yang jelas bukan mewakili kepentingan publik secara luas dengan semena-mena menggunakan frekuensi milik publik
    • KNRP menyesalkan sikap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang tidak segera menghentikan kegiatan tersebut untuk menunggu secara pasif tayangan yang jelas isi siarannya melanggar hak masyarakat untuk mendapatkan tayangan yang berkualitas.
    • KPI tidak bertindak sesuia dengan pedomana perilaku Pasal 11 yang menyebutkan “Lembaga Penyiaran wajib memperhatikan pemanfaatan dan perlindungan untuk kepentingan publik” Kemudian tidak berperilaku dengan standar Program siaran di pasal  ayat 2 yang berisikan “Program siaran tentang permasalahan kehidupan pribadi tidak boleh menjadi materi yang ditampilkan dan/atau disajikan dalam seluruh isi mata acara, kecuali demi kepentingan publik”.
    • KNRP menyesalkan KPI yang keberatan dengan kritik masyarakat melalui media sosial dan pasif menunggu aduan di seluruh platform pengaduan yang resmi KPI. Bukankah seharusnya KPI yang mewakili kepentingan masyarakat dan tidak perlu untuk menunggu terlebih dahulu adanya aduan publik apabila secara nyata jelas melihat adanya pelanggaran frekuensi publik di depan mata?
    • KNRP akan terus mengawasi dan memantau Kinerja KPI dan mengatakan tentang kewajiban KPI secara kritis. 

    Hingga kini belum adanya tanggapan dari Aurel dan Atta Halilintar mengenai kritikan tersebut. Hingga KPI memanggil stasiun Televisi yang menayangkan acara tersebut. 

    KPI Berencana Panggil RCTI Usai Menyangakan Acara Lamaran Aurel Dan Atta

    Lamaran Aurel Dan Atta

    KPI langsung melakukan pemantauan dalam siaran  tersebut, setelah dilakukan pemantauan KPI dan siap berunding dengan RCTI soal kebijakan pada penyiarannya. “Nah kan sudah ada penayangan, kami sudah minta teman-teman pemantau, menyampaikan laporan dan hari Senin itu kami melakukan pemanggilan terhadap pihak RCTI,” kata Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi Purnomo saat dihubungi awak media Tribunnews.com saat beberapa waktu hari yang lalu. 

    Penegasannya memang tanpa ada kritikan semacam itu, pihaknya akan menerima jadwal siaran pernikahan kemudian diskusikan di bidang pengawasan, kemudian berencana untuk mengundang pihak RCTI tapi sebelumnya mencoba untuk konfirmasi terlebih dahulu, apakah Flyer itu benar adanya atau tidak dalam sebuah perencanaan program siaran yang akan ditayangkan.

    Pihak KPI sejak awal tidak menginginkan Player yang menayangkan jadwal rangkaian penyiaran hanya untuk gimmick marketing semata saja. “Kami tidak mau itu hanya sekedar sebagai gimmick marketing, kalau itu gimmick marketing nantinya orang dibikin penasaran, dibikin jengkel pada akhirnya mereka memastikan, benar ga sih orang pada nonton itu semua, ternyata beda, itu yang kami antisipasi,” tuturnya. 

    Acara lamaran Aurel dan Atta tersebut diklaim sebagai acara yang tidak memenuhi kepentingan publik dan harus disiarkan melalui media massa. Mungkin pengakuan Atta Halilintar sendiri bahwa acara pernikahannya awalnya hanya ingin ditayangkan di Channel Youtubenya saja namun ada permintaan dari televisi untuk menyiarkan acara tersebut. “Tadinya kita cuma pengen di YouTube aja, yang penting acaranya kita, tiba-tiba ada tawaran seperti itu,” kata Atta Halilintar saat jumpa pers seusai proses lamaran, Sabtu (13/3/2021).

    Related articles

    Comments

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Share article

    Latest articles

    Newsletter

    Subscribe to stay updated.