More

    Viral Pengguna Tiktok Hina Palestina Hingga Masuk Penjara

    bieber-news.com – Belum lama ini ada beberapa video viral dari pengguna Tiktok hina Palestina. Akhir-akhir ini di Indonesia tengah bersimpati untuk Palestina yang sedang diserang Israel, hampir seluruh masyarakat Indonesia memberikan bantuan dan ikut memberi dukungan untuk Palestina. Namun dibalik itu ada saja beberapa orang yang menjadi sorotan karena menghina Palestina, salah satunya pengguna Tiktok yang secara terang-terangan menghina Palestina dan mengunggahnya ke Tiktok, sehingga menjadi sangat viral dan berujung terjerat oleh hukum. Martaria Simbolon menjadi salah satu sorotan karena menghina negara di Timur Tengah itu.

    Akibat ulahnya tersebut, perempuan yang masih pelajar ini harus dipanggil oleh pihak sekolah bersama dengan ibunya. Awalnya pelajar yang dipanggil Ria ini membuat sebuah video di aplikasi Tiktok dengan menyebut bahwa Palestina harus dibantai, dia juga menyamakan negara tersebut dengan binatang “Palestina b*bi, mari kita bantai, canda bantai” ucapnya. Setelah mengunggah video tersebut yang akhirnya menjadi viral, ia dipanggil ke sekolah bersama dengan ibunya, video yang berdurasi 22 detik yang beredar di Internet menunjukkan Ria dan sang ibu yang sedang menangis pilu di hadapan seorang personel TNI-Polri.

    Sang ibu beberapa kali mengangkat kedua tangannya membentuk simbol meminta maaf, sedangkan Ria yang duduk didekat ibunya hanya bisa tertunduk lesu. Terlihat juga masyarakat yang ingin protes, menunggu di luar ruangan, “Tujuannya untuk sama-sama mencari solusi  terkait kasus Martaria yang dianggap tidak pantas untuk dilakukan itu” tulis keterangan dari akun @Inokomando. Sebenarnya Ria sudah meminta maaf dan mengakui perbuatannya salah, melalui video klasifikasinya, menurutnya tindakannya tersebut hanya iseng semata saja, “Saya benar-benar meminta maaf pada teman-teman semua terutama pendukung Palestina, saya tidak ada maksud begitu, saya hanya iseng doang” ucapnya.pengguna Tiktok hina Palestina

    Kemudian Ria menjelaskan bahwa ia akan menghapus videonya yang dibuat, namun sudah terlanjur diblokir oleh pihak pengelola Tiktok, “Saya tidak tahu lagi sekarang mau bagaimana, saya ingin hapus videonya tapi sudah diblokir” ucap Ria. Di samping viralnya nama Ria, tidak hanya dia saja sebagai pengguna Tiktok hina Palestina, ada salah satu pengguna Tiktok yang lainnya yang bahkan sampai harus dipenjara karena perilakunya tersebut. UC seorang pemuda di Mataram harus berurusan dengan hukum setelah mengunggah video penghinaan pada Palestina yang diunggah langsung ke Tiktok.

    “Terkait akun Tiktok yang bersangkutan sudah kami sita dan sekarang di bawah pengendalian penyidik, termasuk juga dengan akun facebooknya” ucap Kanit I Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda NTB AKP Priyo Suhartono. Karena tingkahnya yang tidak pantas, UC kini menjadi tersangka dijerat Pasal 45A ayat 2 Juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik, “ Dia sadari kalau perbuatannya itu salah dna akhirnya dia membuat klarifikasi permintaan maaf di Tiktok” ucap Proyo.

    Tapi dalam konten video permintaan maafnya, kata Prito dalam konferensi pers didampingi oleh Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, tersangka UC justru kembali melontarkan kata-kata makian, “Dalam videonya tersebut, ada dia sebutkan makian pada Israel” ucapnya. Terkait dengan hal tersebut, penyidik menurut Priyo sudah meyakini kalau perbuatan yang dilakukan oleh UC sudah memenuhi unsur pidana, “Sehingga dari hasil gelar perkara, UC ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan di Rutan Polda NTB” ucapnya. Kemudian Kabid Humas Polda NTB juga memberikan pesan untuk masyarakat.

    Beliau memberikan pesan dan mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya bagi pengguna Tiktok hina Palestina yang mungkin videonya sudah lebih dahulu di hapus untuk lebih bijaksana lagi dan cerdas dalam menanggapi isu atau pemberitaan di dunia maya. “Ingat sekarang itu, jarimu harimaumu, jadi marilah kita memahami cara penggunaan media sosial yang bijaksana dan memanfaatkannya dengan cara yang lebih baik” ucapnya yang kami lansir dari Intipseleb. Video yang viral ini juga diunggah ulang oleh Taqy Malik dan dikomentari dengan kata-kata yang cukup tajam. Ustadz Taqy Malik mengancam akan melacak pengguna tersebut dan memberikan peringatan “Kutandai muka kalian berdua ya jamet kampung” tulisnya dalam keterangan unggahannya.

     

    Related articles

    Comments

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Share article

    Latest articles

    Newsletter

    Subscribe to stay updated.